Pacaran Belum Tentu Zina, Tapi …

Tahukah Anda - Masih inget kata-kata yang telah saya tulis sebelumnya di buku #UdahPutusinAja? Karena begitulah alamiahnya pacaran dan semua perbuatan maksiat yang lainnya, maksiat pasti ujungnya sengsara.

Pacaran itu bukanlah aktivitas yang bebas nilai, dari segi landasannya sudah dinilai maksiat, karena pacaran itu aktivitas lelaki-perempuan yang bukan mahramnya, berdua-duaan, dan pastinya maksiat.



Hasil gambar untuk pacaran


Kenapa pasti maksiat? Karena lelaki punya fitrah, wanita juga punya fitrah, kalau sudah nikah ya itu malah jadi bagus, tapi bila belum nikah gimana?, fitrah itu yang pasti akibatkan zina.

Sering pelaku maksiat merasa dirinya tersebut aman, berbeda dari yang lain yang sudah-sudah kejadian, merasa pacarnya berbeda. Padahal ketentuan Allah ya pasti benar, Allah perintah jauhi, malah didekati.

Tidak ada pacaran yang aman, mau LDR, mau adik-kakak, mau disetujui ortu, yang sudah dilarang Allah, pasti akan menyebabkan musibah bila masih terus dijalani.

Yang mudah, bagi wanita, pikirkan akhirnya, dan akhir dari pacaran yang manapun, tetep nggak enak, tetep merugikan, tetep saja dosa, tetep saja mengerikan.

Untuk memudahkan, inilah beberapa opsi akhir dari pacaran:

Pertama, Putus. Ini persentase yang paling terbanyak, dan apa hasilnya? Kalau nggak diapa-apain, kamu dianggep mantan, bekas, Kalau sudah diapa-apain, kamu bakal sulit nyari lelaki salih lain yang mau menerima fakta itu kan. Taruhlah kamu sudah tobat, tapi kamu sadar nggak, kamu jual masa depanmu untuk sesuatu yang hanya sesaat. Sedangkan lelakinya? Dia masih punya masa depan terbentang, luas banget malah

Kedua, Nikah. Tapi kamu sudah tau, pacarmu dulu berani pegang tanganmu, bisik rayu di telingamu, raba-raba badanmu, padahal belum nikahi kamu kan. Lalu mengapa dia nggak berani berbuat gitu juga sama wanita lain setelah nikah sama kamu? Coba deh, apa bedanya pacaran sama selingkuh? Sama aja kan? Mikir



Ketiga, Kayak kekinian. Akhirnya dibunuh, membunuh, atau bunuh diri. Namanya syaitan ya begitu kenyataannya, masuk dari yang kecil, kepada kejahatan-kejahatan besar. Tanya ini pada dirimu, “Kira-kira diantara mereka sadar nggak akhirnta bakal dibunuh dengan kejam? Kalau mereka tahu ada kemungkinan sedikiiiit aja begitu, mereka lanjut pacaran nggak?”.

Nah, sekarang kamu sudah tahu, ada kemungkinan begitu, bahkan BANYAK kemungkinan begitu.

Ngomong-ngomong tentang pelecehan seksual terhadap wanita, coba lihat deh, bagian Islam yang mana yang kurang memuliakanmu duhai Muslimah? Dari perintah menutup aurat sampai menjaga kehormatan diri dengan menjauhkan diri dari lelaki sampai datang masanya?

Islam perintahkan lelaki tundukkan pandangan pada dirimu walau sudah berhijab, pun perintahkan dirimu tundukkan pandangan pada lelaki. Islam pilihkan lelaki jantan itu yang berani datangkan dan taklukkan ayahmu untuk menikahkan dirinya dengan dirimu.

Mengapa kamu nggak kunjung sadar juga? Serius masih mau pacaran padahal sudah tahu opsinya? Itu pilihanmu

Tolong sampaikan pada yang lain ya, semua temen-temen kita supaya sadar dan tahu, bahwa masa depan mereka ditunggu oleh kejayaan Islam. #UdahPutusinAja []

Sumber : Islampos/ dikutip dari FB Felix Siaw 

0 Response to "Pacaran Belum Tentu Zina, Tapi …"

Post a Comment